bahasa indonesia

waktu soekarno bilang berikan aku 100 orang tua maka akan aku pindahkan gunung dan berikan aku 10 orang pemuda maka akan aku goncang dunia, sebenarnya siapa yang menggoncang dunia soekarno-nya atau pemuda-nya. liputan televisi soal pemuda tadi sore adalah penggunaan bahasa indonesia yang mulai digeser bahasa inggris….mengkhawatirkan? tidak tahu karena kita tidak pernah mengganggap bahasa indonesia terancam bila orang di surabaya lebih memilih bahasa jawa sebagai bahasa percakapan atau anak-anak di danau toba yang menggunakan bahasanya.

waktu saya lihat di tv ada perempuan muda yang ditanya pendapatnya soal pemakaian bahasa inggris dalam pergaulan sehari-hari ”menggunakan bahasa inggris is ok, i think bla bla (dalam bahasa indonesia)” katanya. kalau menurut saya memakai bahasa inggris fine fine aja, as long penggunaannya tepat dan benar. bahasa seperti fungsinya menjadi alat komunikasi seharusnya tidak diberi beban historis apalagi beban budaya. selama bisa digunakan dan dipahami maka bahasa itu dihormati oleh pemberi dan penerima pesan..berarti itu termasuk bahasa prokem, bahasa gaul, dan ba(ha)sa basi. jadi ada peluang suatu saat ada seorang kepala sekolah yang menyampaikan pidatonya…’anak-anak, akikah mawar kalian belajar sungguh-sungguh, tidak bolelebo malaysia-malaysia’.

saat sumpah pemuda menyertakan bahasa indonesia sebagai bahasa persatuan tentu didasari itikad yang lebih besar daripada sekedar melestarikan budaya. indonesia perangnya sporadis, diponegoro perang sendiri, pattimura perang sendiri, nya dien perang sendiri…jadi sebagai bangsa yang belajar dari kegagalan hal itu tidak perlu diulangi dan salah satunya menggunakan bahasa yang sama…seandainya sudah ada sms saat itu pasti lebih mudah:

’pgrn dipngr apakah se7 bl kita ber1 melwn kumpeni?pls reply’ dr nya dien

mari kita buat mudah saja, kita toh masih menggunakan bahasa indonesia juga. tidak usah khawatir atau grogi bila bahasa ini akan punah. tapi saya teringat kata Suraj teman saya: kenapa kita menyebut indomie dengan benar tapi menyebut indonesia dengan endonesia! iya ya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s