emang kenapa

beberapa hari yang lalu, saya ikut salah satu seberapa benci atau cinta terhadap sinetron indonesia. hasilnya adalah saya pecinta sinetron sejati dan dianjurkan untuk hati-hati hahaha…, pertanyaannya kalo memang hasilnya seperti itu emang kenapa? ada masalah? kita ini sering hidup dalam alam persepsi hutan, yang kuat yang menang. sinetron itu khan menye-menye kata bude saya, dan dia yakin banyaknya kekerasan pelajar terutama wanita akibat terlalu banyak menonton sinetron indonesia. nah berarti sinetron bisa dibuat kambing hitam para orang tua untuk mereduksi tanggung jawab mereka. maksudnya kita suka mengulang tindakan penjajah kita : segregasi…ciahh. iya, bagi yang suka nonton sinetron adalah kelompok orang kurang mutu (maaf) dan yang anti adalah keren. masa sih?

‘ah kalo gw nontonnya itu desperate housewife, hero, CSI, house, ehm apalagi ya itu america’s next top model, 90210 yang baru juga’ kata temen kantor

‘ga pernah nonton sinetron indonesia?’ tanya saya

‘ngga lah’ katanya

iya dia pelanggan tv berbayar yang sekarang akan jor-joran kaya provider telkom. orang sekarang lebih banyak akses media yang diterima akhirnya banyak alternatif yang didapat.

‘alternatif apa oom? pengobatan?’ nah si mpok ujug ujug nongol

‘bukan, itu soal sinetron. katanya sinetron itu membodohkan masyarakat’

‘ah kalo mpok liat yang bening bening sih jadi melek oom’ nah kan ada motovasi lain

‘lha mpok merasa dibodohin ga?’

‘ah yang penting kan anak mpok jadi pinter’ nah ini orangtua yang visioner

‘jadi mpok nglarang nonton sinetron dong’

‘lha kenapa?’

‘hlloh tadi kan mpok bilang yang penting anak pinter’

‘kalau mau pinter ya sekolah dong oom..pan sekarang 9 tahun dah gratis’ pan apa demokrat lu mpok?

‘oom, kita mah nonton sinetron buat hiburan aja’

‘maksudnya??’

‘iya kita pan tahu ceritanya ngarang, kapan lagi kita bisa nyaci majikan jahat kalo gak di sinetron, kita bisa bebas komentar oom. ngapain nonton kok dipikirin ya gak oom’

‘ooo, gitu’

jadi berpikir ulang, kalao sinetron membodohi apa yang lakukan agar keluarga kita pintar. kita toh tidak ujug-ujug pintar, pasti juga tidak ujug-ujug bodoh. dan tidak ada yang mau dibodohi kan.

‘tapi oom nonton sinetron gak?’

tentu saja saya gengsi dong jawabnya hahahaha…makan tuh gengsi!

Iklan

Satu pemikiran pada “emang kenapa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s