pulang, calo dan lebaran

pagi tadi saya baca di koran tempo, ada pemudik usia 10 tahun tewas terlindas truk setelah terpental dari motor ayahnya. aduh.., masih sepuluh tahun bahkan dia belum menyelesaikan wajib belajarnya. ia naik motor dengan ayahnya sedangkan ibunya sudah mudik dulu dengan saudaranya. ‘kami naik motor karena murah’..tentu juga ndak seharga nyawa itu akhirnya.

tiap tahun jutaan manusia melakukan perpindahan pada sebelum lebaran, ribuan kilomter dilewati untuk menuju rumah-tempat yang nilainya lebih hebat dari sekadar tembok dan jendela. mudik jadi sama nilai wajibnya dengan puasa itu sendiri bagi perantau perantau ini. libur lebaran yang seminggu itu seperti waktu penebusan dari 360 hari. yaa pulang kampung memang ada harganya toh kita juga tidak jalan kaki menuju sana. ada uang bensin yang kita bayar pada perusahaan transportasi plus upah ‘kenek’ entah itu pesawat atau kapal feri.

musim mudik memberi ruang juga untuk mas mas calo cari makan. di stasiun gambir seperti ruang talent show besar, banyak teriakan ‘boooo’ karena baru lima menit loket dibuka tapi tiket kereta jurusan jawa sudah ludes. meski bulan puasa mereka ndak peduli berprasangka ini ulah orang dalem yang jualan tiket ke calo, wajar saja.

‘asem tenan, udah ngantri dari subuh malah keabisan tiket’

‘ya ngantri lagi dari sahur, mas’

‘halah percuma, udah diborong calo kurang ajar itu’

wah mas ini pasti ndak tahu kan sekarang jaman online..online. iya alasan online yang sering dibilang bapak bapak perkeretapian bila tiket langsung ludes ‘karena sekarang bisa dibeli online’.

lebaran punya banyak versi, ada yang bilang minggu sebagian bilang senin dan ada yang ikut pemerintah..pemerintah hanya diikuti saat lebaran saja biasanya. rumusnya memang bisa pake lihat bulan atau dihitung itu yang membuat unik. kita suka sibuk untuk menghitung satu hari tapi suka lupa dengan 100o bulan.

selamat lebaran! semoga puasa kita diterima

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s