survey kacang goreng

Popularitas pak presiden anjlok sembilan setengah persen! kalau bicara statistik jumlah penduduk Indonesia menurut survey bps terakhir adalah 237 juta maka 9.5 persennya sekitar 22 juta. nah itu sama saja dengan hampir setengah penduduk Jawa barat…yang berubah pikiran bahwa Presiden tak lagi populer. Banyak ya?! Banyak tapi hei ini kan bukan adu popularitas kan?! Buat pendukung Presiden, sampeyan semua salah kaprah kalau kebakaran jenggot atau pura pura nggak kebakaran jenggot. Kenapa? Karena jadi pemimpin itu siap membuat kebijakan tidak populis konsekuensinya ya tentu nggak populer.

Buat lembaga survey, hasil ini toh sebenarnya bisa diduga. Tidak ada yang baru dari surveynya, hasil ini memvalidasi kegusaran saja. Eh tapi lembaga survey kan juga perlu pencitraan ya?!

‘perlu banget mas!, kita ini kan lembaga survey partikelir. Daganganya ya survey’
‘oiya, perlu promosi yo’
‘apalagi mau pemilu…ndak cukup itu money politics doang, perang opini juga’
‘ya ya, jadi money survey ndak kalah penting yo?’

tanggapan istana soal survey ini? Tidak ada karena ndak penting kata jubir Presiden. Iya benar juga ya ini ndak penting, ngapain diributin. Eh tapi kan kadang yang buat kita ndak penting buat presiden penting dan yang buat Presiden penting buat kita ndak penting.