antri sendal

pernah lihat antrian di mall untuk beli sendal crocs? ular naga panjangnya. saya bukan termasuk pengantre sendal buaya ini, mendengar kata antrian saja sudah jimat pengusir yang ampuh buat saya. di antrian yang panjang itu saya berpikir jangan jangan mereka memang sedang menikmati mengantri untuk membeli sendal ini. yang membuat sendal ini hebat adalah bahannya, saya ndak tahu apakah pembeli itu tahu soal kelebihan ini atau tidak. crocs dibuat dari bahan croslite (sudah dipatenkan…canggih gak?) anti mikroba jadi ndak akan berbau jempol kecuali ketumpahan kuah gule kakap. selain itu mudah dibersihkan dan enteng…saya percaya penemuan ilmiah itu harus mahal.

‘pak, kerok paan sih?’

‘sendal, pok’

‘antriannya kok panjang yak’

‘pan lagi diskon’

‘ooo yg kebakaran kemaren yak’

‘huss ngawur itu mah sendal jepit’

‘lha sendal juga, diinjek injek juga’

‘pan biar gaya, pok’

‘ooo seperti orang yak pak, toh mati juga tapi sombong juga’ mmm ini yang paling nyebelin kalau mpok mulai ke area filosofis kampungnya.

payahnya ketika ada sale crocs di indonesia yang menyebabkan antrian gila, maka ada segelintir orang yang menyorotnya dari masalah sosial.  maklum kita kadang biasa mempolitisasi. seolah olah kebejatan konsumerisme terjadi di saat masyarakat kita sedang mengantre minyak tanah…lho itu sama saja membandingkan ‘kok pada naik kereta ac ekspress ya saat yang lain kaya pindang naik ekonomi!’

kitchen cabinet : dari mpok ani ke mpok mini

kalau anda pembaca buku mangan ora mangan ngumpul guratan ceritanya mendiang umar kayam pasti anda mengenal kitchen kabinetnya: rigen, istrinya, beny prakosa dan tolo tolo. nah penggerak roda pemerintahan domestic rumah tangga itu juga diadopsi di rumah saya. sebelum saya pindah ke depok, staff kitchen cabinet saya adalah mpok ani-salah satu putra terbaik daerah kalibata dimana saya tinggal sebelumnya. Mpok ani punya karakter yang kuat, yang paling ndak tahan adalah cara dia menskakmat saya terutama dalam urusan ngompol (ngomong politik) bahkan saya membayangkan harusnya dia punya acara sendiri ‘kick ani’! yah masa pemerintahan negara kalibata sudah selesai tapi mpok ani pasti ditarik untuk masuk kitchen cabinet di Negara domestik lain disana.

Kitchen cabinet saya lebih mudah dibentuk, yang jelas ndak pake kompromi politik dan ndak harus ada keterwakilan partai tertentu. Kitchen cabinet saya memakai pemahaman padat karya, maksudnya dengan mengangkat staf kitchen cabinet maka aka nada satu atau dua orang yang menjadi produktif. Semenjak di depok, saya sudah berganti kitchen cabinet sebanyak 3 kali. Reshuffle dilakukan karena dalam program 100 hari mereka tidak tercapai…nah kalau urusan reshuffle ini menjadi tugas perdana menteri saya..istri saya yang tercinta. Staf cabinet pertama diisi oleh orang jogja asli, senior atau kalau istilah cabinet pembangunan dulu ‘begawan’. Dilihat dari cv-nya sudah berpengalaman seperti habibie-selalu menjadi menteri andalan. Tapi apa mau dikata, beliau tidak cocok dengan fasilitas staf cabinet yang ditawarkan.

Staf kitchen cabinet saya yang kedua adalah anak muda, namanya cinta…yah namanya anak muda..cinta..pula! karena nama adalah doa dan ternyata doa orangtuanya cinta dikabulkan maka jadilah cinta staf cabinet saya yang paling getol pacaran (termasuk romantisme tetek bengek itu). Keputusan untuk mereshuffle cabinet menjadi kebutuhan yang mendesak.

‘pak ini bisa gawat nih’ kata istri saya sebagai perdana menteri, sebagai penganut sistem parlementer maka kepala pemerintahan dilakoni perdana menteri.

‘apa yang gawat’ sebagai presiden atau kepala Negara saya harus tetap tenang atau lebih tepatnya mencitrakan diri saya orang yang tangguh.

‘ini staf cabinet kita..cinta harus segera direshuffle..dilengserkan’ kata perdana menteri saya itu

’emangnya kenapa kalau ndak diganti?’

‘kalau tidak diganti gawat! Bisa berdampak sistemik!’ …lha kayanya memang gawat

‘baiklah kalau begitu, segera lakukan langkah penyelamatan saya ndak mau mencampuri proses legalnya ya’ sebagai presiden saya kan harus terlihat netral…demi citra!

Akhirnya langkah penyelamatan dilakukan dan saya tugaskan perdana menteri untuk segera membentuk cabinet baru. Ketakutan saya akan cabinet jatuh bangun saat demokrasi terpimpin bakal terulang di Negara domestik saya. dalam waktu yang sangat cepat kami sudah mendapat staf cabinet baru: mpok mini! Mpok mini sudah melalui fit and proper test sebagai staf cabinet kami, yang lebih hebat dia mau menandatangani pakta integritas dan melaporkan kekayaannya! (ndaklah)

Selamat datang mpok mini, selamat mengabdi!

gurame cilelet

sampean tahu dimana itu cilelet? itu satu dusun dengan cikeas. cilelet pernah mau memerdekaan dirinya dan terlepas dari nkri disebabkan sifat penduduknya yang lelet bahkan sampai perangkat aparatnya juga lelet…namanya juga cilelet! nah ujug ujug ada seorang ilmuwan yang membuat kisah soal cilelet, bukan karena leletnya tetapi karena gurame-nya. rumornya gurame cilelet sangat rakus, semua makanan yang diberikan langsung ditelen tanpa dikunyah..lha namanya juga ikan! selain rakus gurame cilelet ada ribuan jadi mirip dengan rekening departemen yang ditertibkan kemarin. gosip ini jelas membuat warga cilelet berang, pertama mereka berang karena ini gosip malah jatuhnya jadi ghibah yang mana haram hukumnya. yang kedua mereka bilang gurame itu bukan milik warga cilelet…lho?! jadi gurame itu miliki sopo?

warga cilelet bilang itu punya warga cikeas dan namanya harusnya gurame cikeas.

‘enak aja nuduh, kami sedih dengan perkembangan belakangan ini timbul fitnah yang meresahkan’ kata pak boyo seorang jogoboyo cikeas

‘janganlah menodai demokrasi dengan berita yang menggunakan data sekunder’ kata pak boyo lagi dalam pidatonya.

warga cikeas pantas resah karena mereka sering ditimpa masalah, baru saja mereka hibah fauna dari negara singapura seekor buaya dan seekor cicak…yang ndak akur-akur padahal mungkin satu nenek moyang. kok sekarang masih ditambah dengan fitnahan warga cilelet.

‘saya sampaikan sekali lagi bahwa tolong jangan melempar fitnah yang keji’ kata pak boyo dengan suara bergetar…

‘itu bukan gurame kami, tolong sekali lagi sampaikanlah berita yang benar’ pak boyo mencoba menjelaskan situasi secara langsung tanpa jubirnya

‘lagipula….kami ini kan udah punya gurita…plis dong ah’

cicak dan kpk

cicak-vs-buayabelakangan kantor KPK yang bisa terlihat dari kantor saya ramai didatangi oleh elemen masyarakat. para cicakmania ini memberi dukungan kepada 2 pimpinan KPK – Chandra Hamzah dan Bibit Riyanto. dimulai dari salah kaprahnya polisi menjerat keduanya dengan pasal plin plan, ini menjadi pelecehan logika umum dan seperti memerkosa akal sehat dan jiwa yang waras. gerakan mendukung mereka di facebook sudah menembus setengah juta lebih dan mungkin seminggu lagi bisa sampai angka yang dituju.

bapak bapak petinggi polisi yang terhormat, kami – rakyat biasa ini seperti sepatu. sudah sering diinjak-injak oleh sistem dan orang menyebalkan! bisa saja itu saat kami menunggu mobil pejabat lewat atau transit saat kami harus me-legowo-kan kereta ekonomi pengap kami disusul kereta express, belum lagi jadwal piket mati listrik yang kami alami sedangkan disisi lain listrik diputus bila terlambat membayar sehari. maka…saat anggota bapak bilang ‘cicak kok lawan buaya’ kami sewot!

mungkin kami tidak obyektif, tapi arogansi itu menyebalkan. jelas kami mendukung cicak. biarlah anda saja si buaya yang menjadi teman nyamuk yang menghisap kami sampai kempot!

 

28 oktober

800px-kongrespemuda2di tahun 1928, orang orang muda indonesia dari sumatera sampai ambon melego visi mereka dalam sumpah pemuda. setiap mendengar kata sumpah pemuda pikiran progrsif saya ini selalu sok nantang ‘memangnya semuda apa mereka?’, ini hasil temuan saya

mohammad yamin, orang sawahlunto yang juga salah satu perintis kemerdekaan dan anggota BPUPKI..pada saat konggres pemuda berusia 25 tahun.

sunario sastrowardoyo, berlatar pendidikan hukum lulusan belanda dan pernah menjadi menteri luar negeri pada 1953 – 1955. beliau adalah orang terakhir yang berpidato di konggres tersebut berusia 26 tahun.

wr supratman yang memperdengarkan indonesia raya di konggres itu baru genap berusia 25 tahun. sedangkan dia menciptakan indonesia raya pada umurnya yg ke 21.

dan satu lagi adalah sugondo djoyopuspito, anak muda yang memimpin konggres itu masih berusia 24 tahun.

memangnya kenapa saya harus nakal dengan menantang kepemudaan mereka? karena yg saya tahu saat ini organisasi kepemudaan dipimpin oleh orang yang usianya mungkin beda 2 digit tahun dari anak muda di konggres pemuda 28 oktober 1928 itu!

sukarno sesumbar ‘ berikan aku 100 orang tua maka akan kupindahkan gunung, berikan aku 10 orang pemuda dan akan kuguncang dunia’ lho jadi ngguncang dunia itu sopo? atau yang memindahkan gunung itu sopo? toh tetap pemuda jadi semacam baskom ekspektasi. semua menaruh harap bahwa inilah anak anak yang nanti akan menggantikan yang tua. mereka yang diharapkan nanti jadi pemimpin (walaupun saat memimpin sudah ndak muda lagi).

di salah satu lapangan parkir depan balairung ui, temen satu angkatans saya bilang

‘payah anak baru lembek’ emang udah ditowal towel koq tahu

nah ini semacam bakteri suprematus senioritus, merasa masa mereka lebih berat dan jaman adik adik mereka lebih toleran. saya termasuk orang yang nggak yakin bahwa generasi saya lebih ‘tahan’ dibanding generasi dibawah saya. komentar soal anak baru yang lembek seperti orang kentut tapi ndak bau…maksudnya biar perut nggak jadi kembung saja. masalahnya komentar seperti itu selalu ramai saat angkatan baru masuk…hei pren udahlah.

singkong itu mengkel direbus atau digoreng enak, nah tape diperem juga mak nyuss.